28 Februari 2013

on 1 comment

Beberapa Negara Maju dan Negara Berkembang

Negara maju memiliki pendapatan perkapita relativ lebih tinggi daripada
negara berkembang. Implikasi dari pendapatan perkapita yang tinggi adalah
kemampuan untuk membeli bahan makanan yang lebih bergizi dan memadai.
Selain itu kemampuan membeli pelayanan kesehatan, obat-obatan pelayanan
pendidikan juga lebih baik daripada yang pendapatan perkapitanya rendah.

1. Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup
yang tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat
kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam pekembangan.

2. Tolok ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara maju atau negara
    berkembang adalah sebagai berikut.
a. Pendapatan Perkapita.
b. Jumlah penduduk miskin.
c. Tingkat Pengangguran.
d. Angka kematian bayi dan ibu melahirkan.
e. Angka Melek Huruf.

3. Ciri-ciri negara maju antara lain:
- pendapatan perkapita tinggi;
- pendidikan dan keterampilan tinggi; dan
- tidak tergantung pada alam.

4. Ciri-ciri negara berkembang antara lain:
- pendapatan perkapita relatif rendah;
- pendidikan dan keterampilan rata-rata rendah; dan
- sangat tergantung pada alam.

25 Februari 2013

on 1 comment

Ciri-Ciri Negara Maju dan Berkembang



Negara dapat dikategorikan menjadi negara maju atau berkembang. Dasar
pembedanya antara lain adalah pendapatan rata-rata nasional dan penguasaan
teknologi.
Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.
1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual,
   diekspor.
2. Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi
    secara cepat.
4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
6. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
7. Tidak tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
9. Angka harapan hidup tinggi.
10. Intensitas mobilitas tinggi.

Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut.
1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi
    kebutuhan sendiri dan keluarga.
2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana
    tradisional.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan
    lamban.
4. Pendapatan relatif rendah.
5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
6. Sifat penduduk kurang mandiri.
7. Sangat tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
9. Angka harapan hidup rendah.
10. Intensitas mobilitas rendah.
on 1 comment

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang


Dalam konteks ekonomi internasional, dikenal dengan istilah “negara maju”
dan “negara berkembang”. Kedua istilah tersebut merupakan penggolongan negaranegara
di dunia berdasarkan kesejahteraan atau kualitas hidup rakyatnya. Negara
maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang
tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat
kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Negara yang
digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa terutama kawasan Eropa
Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat,
dan lain-lain. Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua
Asia, Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa negara
maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Tolok ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara maju
atau negara berkembang sebagai berikut.

1. Pendapatan Perkapita
Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat
kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya
memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan
perkapita bukan penentu kemakmuran suatu negara. Meskipun negara itu pendapatan
perkapitanya tinggi, namun jika terjadi perang saudara di dalam negara tersebut, maka
tidak dapat disebut sebagai negara makmur/sejahtera. Karena dengan adanya
peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.

2. Jumlah Penduduk Miskin
Tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan.
Suatu negara dikatakan makmur/sejahtera apabila rakyatnya yang hidup miskin
berjumlah sedikit saja.

3. Tingkat Pengangguran
Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang
adalah tingkat pengangguran. Di negara maju umumnya tingkat penganggurannya
rendah. Sebaliknya di negara berkembang biasanya tingkat penganggurannya tinggi.

4. Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang
adalah angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Di negara maju umumnya angka
kematian bayi dan ibu melahirkan rendah. Hal ini disebabkan penduduk mampu
membeli makanan yang bergizi, mampu membeli pelayanan kesehatan dan obatobatan
yang memadai. Sebaliknya di negara berkembang angka kematian bayi dan
ibu melahirkan relatif tinggi. Hal ini disebabkan penduduk tidak mampu membeli
makanan yang bergizi, tidak mampu membeli pelayanan kesehatan dan obat-obatan
yang memadai, karena pendapatannya rendah.

5. Angka Melek Huruf
Angka melek huruf menunjukkan jumlah penduduk yang dapat membaca dan
menulis. Suatu negara dikatakan maju apabila angka melek hurufnya tinggi atau
angka buta hurufnya rendah.
on 1 comment

Negara Maju dan Negara Berkembang



Salah satu ciri dari negara berkembang adalah sebagian besar masyarakatnya

bekerja sebagai petani. Kegiatan pertanian yang dilakukan masih menggunakan

peralatan tradisional, dan mengandalkan tenaga hewan dan manusia. Lalu, apakah

di negara maju tidak mengenal pertanian? Tentu saja negara maju juga masih

mengenal pertanian meskipun hanya sebagian kecil saja. Tetapi perbedaannya terletak

pada peralatan dan teknologi yangdigunakan. Pertanian di negara maju menggunakan

peralatan modern berupa traktor untuk mengolah tanah.

10 Februari 2013

on 1 comment

Kata kata Nasehat Untuk Hati Dan Jiwa



Assalamu alaikum ……..
Ketemu lagi dengan saya dengan postigan yang baru,yaitu kata kata nesehat untuk hati danjiwa  tentunya yang elastis dan keren untuk kita jadikan makna dari kehidupan kita sehari hari ….
Jiwa sepertilah sebuah ladang, yang harus disirami oleh tetesan hujan hikmah dan nasehat, sehingga tidak gersang serta tandus. Betapa merananya jiwa-jiwa yang gersang, karena sesungguhnya jiwa yang tandus tak akan mampu merasakan arti kebahagiaan dan merasakan inti kehidupan.

Jika kita melihat padang pasir yang tandus, terbalut debu-debu duniawi yang menutupi cahaya sejati jiwa, maka kita akan mengerti, betapa nasehat dan kata kata mutiara untuk mengingatkan arti kehidupan kita sangat dibutuhkan.

Berikut ini
saya postingkan beberapa kumpulan nasehatuntuk hati dan jiwa anda yang mungkin bisa bermakna bagi perjalanan hidup kita. Saya menyadari bahwa nasehat-nasehat ini hanyalah seperti dan hanya sebanyak setitik air, namun walau begitu, akan terasa berharga jika setetes embun itu hadir dihadapan seorang musafir yang tersesat di sebuah padang jiwa yang gersang kering kerontang.


Nasehat Jiwa
(disadur dari berbagai perkataan para Ulama, hadist dan buku-buku islami)

Kehidupan itu sebenarnya berada diantara dua hal yang sangat menakutkan, yaitu dosa-dosanya di masa lalu,  yang ia tak tahu apa yang akan diperbuat Allah atasnya kelak, dan sisa umurnya yang ia tak tahu apa yang akan terjadi.
Bodohkah kita? Saat kita begitu memperdulikan makanan jasmani yang masuk kedalam diri kita, menolak dan berpantangan masuk kedalam perutnya terhadap makanan yang mampu merusak tubuh, namun membiarkan masuk makanan-makanan rohani yang bisa merusak jiwa.
                                                                                                                 
Sesungguhnya dihari ketika semuanya diciptakan berpasangan, maka dipasangkanlah kemalasan dengan kelemahan, dan dari keduanya lahirlah kemelaratan.
Saat kita takut akan sakitnya panas api, kenapa kita membiarkan bara api kemarahan dan kebencian menyakiti jiwa kita?

Jauhkan dirimu dari hutang, karena hutang membuat hati resah di malam hari, dan membuat rendah diri di siang hari.
Jangan sibukkan hati kalian dengan duka cita masa lalu, karena dengan itu kalian akan kehilangan keceriaan dan kebahagiaan di masa depan.

Kecerobohan dan ketergesa-gesaan adalah sebuah penyakit jiwa, karena mereka akan segera merasakan penyesalannya...........
Sesungguhnya Allah menurunkan kekayaan, kekuasan dan bencana sebagai ujian bagi orang-orang yang mau berpikir. Namun kekayaan, kekuasaan dan bencana akan menjadi musibah bagi orang-orang bodoh dan keras hati.

Meminta kepada orang lain adalah penistaan dalam kehidupan, merusak kebersahajaan, merendahkan martabat manusia, dan merupakan bentuk kemiskinan yang diberikan manusia pada dirinya sendiri.
Orang bijaksana bukanlah orang yang mampu menghentikan perang dua negara, bukanlah orang yang mampu meredakan hati segerombolan manusia yang tengah dibakar api amarah, namun orang bijaksana adalah orang yang mampu menempatkan segala sesuatu di tempat yang semestinya.

Jadilah seperti sebuah pohon kurma, yang apapun setiap bagian darinya adalah selalu memberikan manfaat dan keuntungan.
Ada enam hal yang tidak ada pada diri orang-orang yang dikasihi Allah : kekerasan hati, keluh kesah, kekakuan, kedengkian, dusta dan ketidakadilan.

Ketika kalian melihat seseorang mencari-cari dosa orang lain dan meributkannya, namun melupakan dosanya sendiri, ketahuilah bahwa orang tersebut tengah berada dalam hukuman Allah.
Belum ada didunia ini kepastian tanpa sedikitpun keraguan seperti hal nya Kematian. Namun begitu banyak manusia yang ragu-ragu dan lupa bahwa hal itu akan segera menimpa dirinya, tanpa pemberitahuan, cepat atau lambat.

Bunga yang indah hanya tumbuh diatas tanah yang lembut, bukan diatas batu. Begitu pula ilmu dan kebijaksanaan, hanya tumbuh dihati orang-orang yang merendahkan diri, bukan di hati orang-orang yang congkak dan keras hati.
Lidah adalah ukuran untuk menilai kesombongan dan kebodohan, dan timbangan untuk mengetahui kecerdasan dan kebijaksanaan seseorang.

Bersyukurlah jika hal ini terjadi pada hati anda : anda merasa bahagia saat mengerjakan amal baik, dan anda merasakan kegelisahaan saat mengerjakan perbuatan buruk. Itu menandakan bahwa hati anda masih hidup dan anda masih disayangi oleh Allah.



gimana bagus bagus bukan … ?? Semoga setetes air nasihat dan kata-kata nasehat jiwa dan hati ini bermanfaat untuk anda mengarungi derasnya gelombang kehidupan. Ingatlah, segala sesuatu berawal dari hati, dan akan bermuara di hati.

Muhammad Inda Ridwana. Diberdayakan oleh Blogger.